Tertarik Bekerja di Bidang Penerbangan? Ini Gaji Yang Bisa Kamu Dapat!

Bekerja di bidang penerbangan mungkin menjadi salah satu hal yang banyak diminati. Iming-iming gaji besar serta beberapa faktor lainnya membuat tak sedikit orang yang ingin mencoba perutungan untuk bisa memiliki karir dalam dunai penerbangan. Karir yang dimaksud disini bukan hanya sekeder Pilot dan Pramugari, tetapi juga menyangkut pegawai lain yang turut serta dalam industri penerbangan.

Di Indonesia sendiri, industri penerbangan memang terus bertumbuh. Berbagai hal membuat dunia penerbangan Indonesia semakin maju, salah satunya tentu karena semakin banyaknya wisata yang bisa dikunjungi dan satu hal yang tidak kalah penting karena semakin terjangkaunya tiket pesawat saat ini.

Kembali tentang karir di dunia penerbangan. Bisa dikatakan bidang ini memang banyak menjadi incaran lantaran gaji yang ditawarkan cukup menjanjikan. Sebenarnya, berapa kisaran gaji yang bisa kamu dapatkan jika bekerja di bidang penerbangan?

Pilot

Pilot merupakan orang yang sangat penting dalam dunia penerbangan, bagaimana tidak, seorang pilot lah yang mengendarai dan mengantarkan penumpang. Dengan tanggung jawab yang besar ini, tak heran bila pilot memiliki gaji yang sangat besar karena pekerjaan yang diemban memiliki resiko dan tanggung jawab yang besar pula.

Untuk gaji pilot sendiri berbeda-beda, perbedaan ini berhubungan dengan maskapai tempat bekerja, jam terbang, masa kerja dan jabatan.

Sebagai gambaran, maskapai penerbangan yang ada di Indonesia memiliki gaji yang berbeda tetapi kisaran gaji maskapai lokal berada dianggak 20-40 jutaan. Gaji ini memang terbilang besar, tetapi untuk bisa menjadi pilot pun bukan perkara mudah, jadi wajar saja jika gaji pilot besar.

Selain maskapai, jam terbang pilot juga mempengaruhi gajinya. Ini sama seperti pengalaman kerja seseorang pekerja biasa, yang akan semakin tinggi seiring dengan pengalaman kerja yang semakin lama. Faktor lain yang bisa membuat kenaikan gaji pilot tentu saja jabatannya.

Pramugari

Selain pilot, sosok yang tidak kalah penting dalam industri penerbangan adalah pramugari. Tugas pramguari adalah memastikan berbagai kesiapan penumpang sudah sesuai standar keamanan dan kenyamanan. Pramugari juga memiliiki resiko tinggi, lantaran dalam keadaan darurat- pramugari harus memprioritaskan keamanan penumpang terlebih dahulu.

Dengan resiko ini, wajar saja pramugari juga memiliki besaran gaji yang cukup tinggi. Gaji yang bisa didapatkan oleh pramugari sendiri sangat beragam dan tergantung dari maskapai tempat ia bekerja. Untuk kisaran gaji pramugari sendiri berkisar dari 7-20 jutaan.

Teknisi

Pesawat membutuhkan tenaga ahli seperti teknisi. Teknisi di pesawat sendiri memiliki banyak bidang, tetapi tetap saja mereka memiliki pekerjaaan dan tanggung jawab besar untuk memastikan pesawat bisa dalam keadaan maksimal.

Untuk gaji teknisi di bidang penerbangan juta tidak kalah besar. Untuk teknisi baru saja(fresh graduate), besar gaji yang bisa diterima bisa mencapai 5juta rupiah, tentu ini akan terus meningkat seiring dengan penunjangan pengalaman.

Pegawai lainnya

Selain dibidang teknis dan lapangan, maskapai penerbangan juga memiliki pegawai untuk bagian umum, IT, marketing dan lainnya. Dari setiap bidang tersebut, gaji yang diterima juga sangat menjanjikan. Setidaknya setiap pegawai bisa menerima lebih dari 5 juta perbulannya.

Dengan gaji dan tanggung jawab besar, bekerja di bidang penerbangan juga tidak mudah. Jika kamu berminat mencoba bekerja dalam bidang penerbangan, pastikan kamu memang layak untuk bekerja disana.

Janji Jokowi, Bandara Mutiara Bisa Beroperasi Lagi Dalam Waktu Dekat

Gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah khususnya Palu membuat daerah tersebut hampir lumpuh total. Berbagai fasilitas umum seperti jaringan, listrik dan lainnya masih diupayakan untuk segera beroperasi pasca bencana alam tersebut. Hal lain yang juga menjadi perhatian adalah bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu untuk bisa segera beroperasi pasca bencana alam tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan, bahwa ia dan berbagai jajarannya akan berupaya untuk menangangi berbagai hal guna mempercepat bandara Mutiara sehingga bisa beroperasi normal.

Saat diwawancarai usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur mengatakan “Kemarin bandara sudah bisa dipakai meskipun baru 2.000 meter. Namun dalam waktu seminggu akan diselesaikan sehingga normal kembali kehidupan sehari-hari masyarakat di sana,”

Memang keberadaan bandara sangat vital, sehingga butuh perhatian khusus. Hal ini pun diamini oleh Presiden Jokowi. Ia mengatakan memang perlu untuk mempercepat pemulihan pesawat, karena pengiriman berbagai bantuan pokok seperti makan, obat-obatan hingga bahan bakar harus melalui pesawat dan ini membutuhkan bandara.

Bandara hampir lumpuh, pengiriman bantuan terbengkalai

Pasca kejadian gempa bumi dan tsunami di Sulteng lalu – bantuan bagi pengungsi sangat dibutuhkan khususnya karena otomatis perekonomian setempat harus terbengkalai khususnya daerah kota Palu dan Kab. Donggala.

Presdien Jokowi juga mengatakan, pemulihan bandara Mutiara secepat mungkin harus dilakukan. Berbagai bantuan yang diperlukan memang sulit dikirimkan jika tidak melalui jalur udara, ini pula yang membuat pihak terkait didesak oleh Presiden Jokowi untuk bisa mempercepat pemulihan sehingga bantuan untuk para korban bisa dikirim dan disalurkan dengan cepat.

Penggunaan jalur darat untuk pengiriman berbagai bantuan masih sangat sulit, hal ini dikarenakan banyaknya jalur darat yang rusak akibat gempa.

Sementara itu, proses evakuasi terus dilakukan oleh pihak terkait. Evakuasi memang juga masih sulit dilakukan dan terus dilakukan – ada pun beberapa kendala mengenai evakuasi lantaran kekurangan alat berat untuk proses evakuasi. Alat berat sendiri perlahan mulai masuk ke Palu dan mulai bisa beroperasi untuk evakuasi.

Jelang Pertemuan IMF-World Bank, Garuda Indonesia Tambah 10 Penerbangan ke Bali

Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pertemuan penting IMF-World Bank. Pertemuan 2 lembaga penting keuangan dunia ini akan menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah dan berkesempatakan menyampaikan beberapa usulan penting khususnya untuk kemajuan perekonomian Indonesia itu sendiri.

Untuk pertemuan ini, Bali menjadi daerah yang dipilih untuk pertemuan perwakilan dari 189 negara tersebut. Ada pun, perkiraan perwakilan dari 189 negara tersebut sebanyak 21 ribu akan turut hadir.

Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan IMF-World Bank tersebut. Selain tempat dan keamanan, hal lain yang juga dipersiapkan adalah transportasi udara menuju Bali. Garuda Indonesia secara khusus menyiapkan tambahan 10 penerbangan tambahan menuju dan akan ke Bali dalam rangka pertemuan IMF-World Bank 2018 yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia.

Maskapai Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai terbaik milik Indonesia. Momen pertemuan IMF-World Bank ini juga akan sangat baik untuk Garuda Indonesia guna menunjukkan kualitas penerbangan dalam negeri sehingga bisa mendapatkan kepercayaan lebih besar lagi.

Garuda Indonesia bangga ikut berparitisipasi dalam penyelenggaraan pertemuan IMF-World Bank

Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan bahwa pihaknya bangga dan merasa terhormat karena Garuda Indonesia dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pertemuan IMF-World Bank yang diselenggarakan di Bali. Garuda Indonesia ditunjuk menjadi maskapai resmi untuk mengangkut delegasi berbagai negara yang akan berangkat menuju Bali.

Dengan kegiatan yang akan dilangsungkan di Bali tersebut – Garuda Indonesia mempersiapkan tambahan penerbangan dari dan ke Bali guna memeprcepat pengangkutan penumpang khususnya para delegasi dari berbagai perwakilan negara-negara yang akan mengikuti pertemuan di Bali.

Penunjukkan Garuda Indonesia sebagai Appointed Airline dalam pertemuan IMF-World Bank ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan citra Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia. Dengan berbagai layanan dan fasilitas yang dimiliki oleh Garuda Indonesia, maskapai ini bisa meningkatkan citra brand maskapai nasional ini khususnya untuk berbagai negara yang ada di dunia.

Peningkatkan maskapai nasional juga diharapkan bukan hanya terdapat pada Garuda Indonesia, melainkan maskapai nasional lain turut berkembang sehingga bisa memberikan layanan penerbangan terbaik – bukan hanya untuk penerbangan domestik tetapi juga untuk penerbangan internasional.

 

Colorado Mulai Uji Coba Remote ATC Tower

Meskipun lebih dari 90.000 operasi tahunan, Northern Colorado Regional Airport (FNL) di Loveland tidak pernah memiliki manfaat keselamatan dari menara kontrol berawak, sampai sekarang. Departemen Transportasi Colorado melaporkan bahwa mereka hampir menyelesaikan proyek menara jarak jauh baru untuk Loveland, sebuah fasilitas yang tidak akan menuntut pembangunan gedung menara tinggi tradisional yang mahal.

FNL melayani pesawat milik pribadi, pesawat komersial, pesawat militer, pelatihan pilot, dan helikopter dan merupakan rumah bagi tiga sekolah penerbangan, layanan perawatan pesawat khusus, dan FBO 24/7.

CBS4 TV Denver pekan lalu mengatakan fasilitas ATC baru akan dibuat dengan bangunan di permukaan tanah yang tertutup hampir dinding ke dinding dengan layar video besar untuk memberikan pengontrol lalu lintas udara pandangan 360 derajat dari lapangan dalam definisi tinggi gambar, dilaporkan sebagai baik jika tidak lebih baik, dari apa yang manusia akan lihat dengan mata kepala mereka sendiri.

Feed video fasilitas terpencil diberi makan oleh lusinan kamera jarak jauh yang duduk di atas tiang tinggi yang ditanam di berbagai lokasi di sekitar bandara. Umpan yang dihasilkan untuk pengendali di FNL juga akan menggunakan data satelit untuk membuat data visual dan radar untuk membantu pengendali agar pesawat terbang dipisahkan dengan aman.

Membutuhkan biaya 8 juta dollar

Tag harga untuk membawa fasilitas menara remote ke titik ini dilaporkan lebih dari $ 8 juta. Colorado DOT mengatakan pengujian yang sukses dapat memiliki fasilitas ATC baru dan berjalan pada akhir 2020. CDOT berharap bahwa keberhasilan di FNL dapat berarti memperluas sistem ke bandara negara lain yang saat ini membutuhkan layanan ATC seperti Gunnison, Telluride dan Montrose.

Sistem ini apabila berjalan dengan baik tentu akan sangat membantu untuk bandara negara lainnya.

Teknologi penerbangan baik pesawat atau komponen penting lainnya memang terus dikembangkan sehingga memberikan kemudahan dalam dunia penerbangan. Inovasi-invoasi pun memang diprediksi akan terus bermunculan seiring dengan perkembangan zaman. Bukan tidak mungkin dimasa yang akan datang, dunia penerbangan bisa memberikan fasilitas layaknya seperti di film fiksi.

Boeing Kembangkan Pesawat Single-Pilot

Pembuat pesawat Boeing secara aktif bekerja pada teknologi yang akan menghapus kebutuhan untuk dua pilot di kokpit jet penumpangnya. Aturan penerbangan Eropa yang ada menyatakan bahwa pesawat penumpang dengan lebih dari 20 kursi harus memiliki minimal dua pilot di kokpit.

Namun Steve Nordlund, wakil presiden di Boeing, mengatakan teknologi otonom yang memungkinkan pengurangan awak on-board sedang dikembangkan dengan “kecepatan yang baik”.

Dia mengatakan Boeing “percaya pada penerbangan otonom dan pesawat self-piloted” dan divisi pesawat komersial perusahaan adalah “bekerja pada teknologi tersebut hari ini”.

“Saya tidak berpikir Anda akan melihat pesawat tanpa pilot 737 dalam waktu dekat,” katanya kepada The Independent.

“Tapi apa yang Anda lihat adalah lebih banyak otomatisasi dan membantu di kokpit, mungkin perubahan jumlah awak di kokpit.”

Dia menyarankan jet kargo bisa menjadi yang pertama untuk menguji teknologi tetapi itu membuat “naluri bisnis” untuk mengejar pengurangan jumlah awak on-board di pesawat penumpang juga.

“Kombinasi keselamatan, ekonomi dan teknologi semua harus bertemu, dan saya pikir kita mulai melihat itu.”

Ini juga akan membahas kekurangan pilot yang kronis yang menurut para analis bisa mencapai lebih dari 200.000 selama dekade berikutnya.

Tapi sementara pesawat telah menjadi semakin otomatis dalam beberapa dekade terakhir, dengan autopilot yang secara rutin digunakan di seluruh fase penerbangan, prospek anggota awak yang lebih sedikit mungkin masih terbukti sulit dijual – baik untuk penumpang dan regulator.

EASA Melonggarkan aturan

EASA melonggarkan persyaratan tahun lalu, mengatakan terserah kepada maskapai penerbangan untuk memastikan pesawat mereka aman.

Sully Sullenberger, pensiunan pilot US Airways yang menyelamatkan nyawa 155 orang ketika dia mendaratkan A320 di Sungai Hudson di New York setelah kedua mesin mengalami serangan burung, sebelumnya telah berbicara menentang pergerakan ke arah pesawat pilot tunggal.

Setelah Federal Aviation Administration AS meminta Kongres untuk uang untuk meneliti maskapai penerbangan komersial percontohan tunggal, ia berkata: “Setiap protokol keselamatan yang kami miliki didasarkan pada memiliki dua pilot bekerja dengan lancar bersama-sama sebagai tim ahli melakukan pemeriksaan silang dan saling mendukung satu sama lain.”

Mr Nordlund, yang mengepalai bagian inovasi perusahaan, Boeing NeXt, bersikeras bahwa awak pilot tunggal hanya akan dikerahkan jika ada selera untuk itu dari maskapai penerbangan.

Jumlah Penerbangan Akan Meningkat 2 Kali Lipat Tahun 2037

Jumlah pesawat di langit akan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2037, menurut Prakiraan Pasar Global terbaru oleh Airbus.

Pembuat pesawat yang bermarkas di Toulouse itu mengatakan, setengah dari 21.450 pesawat yang terbang saat ini masih akan lebih tinggi dalam 20 tahun. Dengan 37.390 pesawat baru diprediksi akan lepas landas, total dunia akan meningkat 123 persen menjadi 47.990.

Jumlah total pesawat yang diharapkan adalah 11,3 persen lebih tinggi daripada perkiraan besar terakhir oleh Airbus, setahun yang lalu.

Sebagian besar pesawat baru akan lebih kecil, jet bertubuh sempit. Lebih dari tiga perempat pengiriman akan berasal dari keluarga Airbus A320 dan Boeing 737, atau pesawat dengan skala yang sama dari produsen lain.

Dengan asumsi 737 masih dibuat pada 2037, itu akan menjadi pesawat paling tahan lama dalam sejarah penerbangan, setelah pertama kali diterbangkan 70 tahun sebelumnya. Dari 28.550 prediksi pesawat berbadan sempit yang baru, salah satu harapan utama Airbus adalah A321 NEO, versi pesawat yang dirancang ulang yang hanya sedikit menarik perhatian ketika diluncurkan sebagai A320 yang membentang pada awal 1990-an.

Versi terbaru dapat menampung hingga 244 penumpang, dan varian jarak jauh dapat terbang 4.600 mil – jarak dari Manchester ke Seattle. Ekonomi A321 sangat menggoda maskapai penerbangan abad ke-21, terutama untuk rute “panjang, tipis”.

Primera Air telah meluncurkan jaringan dari Stansted ke Amerika Utara menggunakan pesawat, meskipun maskapai penerbangan telah menyalahkan pengiriman terlambat dari Airbus karena menyebabkan pemotongan drastis ke jadwal yang dituju.

Prediksi global terbaru Boeing, yang dibuat setahun lalu, memprediksi jumlah yang sangat mirip dari pesawat lorong tunggal: 29.530. Pesawat berbadan lebar, yang dibagi menjadi kategori menengah, besar dan ekstra besar, akan membentuk hanya 24 persen dari pesawat baru menurut Airbus.

Dari jumlah tersebut, mayoritas akan menjadi pesawat “sedang”, yang didefinisikan sebagai memiliki 230-300 kursi dan kisaran hingga 5.750 mil – seperti beberapa versi A330 dan Boeing 787.

Tetapi Airbus percaya bahwa, dengan 90 persen-plus penumpang bepergian melalui hanya 65 kota, waktu Airbus A380 akan datang. Airbus hanya memiliki sepertiga dari pesanan backlog saat ini untuk jet besar, dengan Boeing 777-300 pesaing utama.

Dalam laporannya, Airbus juga mengatakan bahwa pesawat terbang lebih penuh dari sebelumnya, dengan 81,4 persen “load factor” – proporsi kursi yang diduduki. Pada Airbus A320 dengan 180 tempat duduk, rata-rata 33 kosong.

Airbus mengatakan: “Selama 30 tahun terakhir, ‘pusat gravitasi’ transportasi udara telah bergerak ke selatan dan timur.” Pada tahun 1988, di pertengahan Atlantik, mencerminkan dominasi Amerika Utara dan Eropa Barat.

Bandara menjadi lebih sibuk

“Banyak bandara akan menjadi lebih sibuk, dengan penundaan yang lebih tinggi. Pada 2040, 16 bandara akan sangat padat beroperasi mendekati kapasitas untuk hampir sepanjang hari, naik dari enam bandara hari ini.

“Akibat kemacetan ini, jumlah penumpang yang tertunda antara satu dan dua jam akan tumbuh dari sekitar 50.000 setiap hari menjadi sekitar 470.000 per hari pada 2040.”

Baik Airbus dan Boeing sangat ingin menekankan berapa banyak pesawat yang lebih efisien menjadi, tetapi ramalan cuaca akan mengkhawatirkan.

Air China Ambil Pengiriman Pertama Airbus A350-900

Air China telah mengambil pengiriman A350-900 pertamanya di Toulouse hari ini. Pembawa bendera nasional adalah pelanggan daratan Cina pertama yang memesan dan mengambil kepemilikan pesawat widebody bermesin ganda terbaru dan paling efisien di dunia.

Didukung oleh mesin Rolls-Royce Trent XWB, pesawat A350-900 Air China memiliki tata letak kabin tiga kelas yang nyaman dengan 312 kursi: 32 bisnis, 24 ekonomi premium dan 256 ekonomi. Maskapai ini awalnya akan mengoperasikan pesawat baru di rute domestiknya, diikuti dengan penerbangan ke tujuan internasional.

Hingga Juli 2018, Air China mengoperasikan armada Airbus sebanyak 201 pesawat, termasuk 142 pesawat A320 Family dan 59 pesawat A330 Family.

Membawa tingkat efisiensi dan kenyamanan baru ke pasar jangka panjang, keluarga A350 sangat cocok dengan kebutuhan maskapai penerbangan Asia-Pasifik. Sampai saat ini, pesanan perusahaan Keluarga A350 dari operator di wilayah tersebut mewakili lebih dari sepertiga dari total penjualan untuk jenis tersebut.

Lebih hemat bahan bakar

A350 XWB adalah sebuah keluarga baru dari pesawat menengah jarak menengah yang membentuk perjalanan udara di masa depan, yang menampilkan desain aerodinamis terbaru, pesawat dan sayap serat karbon, ditambah mesin Rolls-Royce Trent XWB yang hemat bahan bakar baru. Bersama-sama, teknologi terbaru ini diterjemahkan ke dalam tingkat efisiensi operasional yang tak tertandingi, dengan pengurangan 25 persen dalam pembakaran bahan bakar dan emisi, dan secara signifikan menurunkan biaya pemeliharaan.

Penghematan 25 persen bahan bakar tentu sangat berpengaruh besar baik dari segi produksi maupun dari segi lingkungan. Teknologi dari Airbus ini diharapkan bisa mengatasi berbagai persoalan mengenai isu bahan bakar dan lingkungan.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan kabin Airspace, di samping kelapangan dan ketenangan pesawat, menyediakan suasana, desain, dan layanan yang lebih baik, berkontribusi pada tingkat kenyamanan dan kesejahteraan yang superior, dan menetapkan standar baru dalam hal pengalaman terbang bagi penumpang di semua kelas.

Dengan segala keunggulannya, penumpang dari pesawat ini diharapkan dapat menikmati perjalanan dengan kenyamnan yang berbeda dengan pesawat komersil lainnya. Hm, kira-kira apakah pesaing Airbus akan membuat produk sejenis untuk menandingi pesawat ini? kini tunggu saja.

Indonesia Luncurkan ‘Merah Putih’ ke Luar Angkasa

Space Exploration Technologies Corp berhasil menyebarkan satelit Indonesia ke orbit Selasa pagi, menandai tonggak lain dalam upaya untuk segera menggunakan kembali roket dalam misi ke-15 tahun ini.

Perusahaan yang dipimpin Elon Musk kembali menerbangkan booster untuk misi kedua dalam waktu kurang dari tiga bulan, kali ini untuk membawa satelit komersial untuk PT Telkom Indonesia dari Florida. Ini menandai SpaceX pertama kali menggunakan kembali Falcon 9 Blok 5, versi roket pekerja keras yang dibangun untuk diluncurkan sebanyak 10 kali, dengan pembaruan terbatas antar misi.

Falcon 9 diangkat dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Air Force Station sekitar pukul 1:18 pagi waktu setempat.

Sekitar 8 menit setelah peluncuran, SpaceX mendarat tahap pertama Falcon 9 pada salah satu dronehip-nya, bernama “Of Course I Still Love You,” yang ditempatkan di Samudera Atlantik.

Menyebarkan Merah Putih

Roket itu menaikkan satelit Merah Putih, satelit komunikasi geostasioner yang akan memberikan layanan ke Indonesia dan bagian lain dari Asia Selatan dan Tenggara, kira-kira 32 menit setelah peluncuran.

SpaceX menargetkan sekitar 30 misi total tahun ini, naik dari rekor 18 pada 2017. Musk mengatakan pada bulan Mei menjelang peluncuran perdana Falcon 9 Blok 5 bahwa, dalam tahun depan, ia ingin menerbangkan kendaraan yang sama dua kali dalam satu Periode 24 jam. Peluncuran hari ini adalah yang ke-15 kalinya salah satu roket “terbang-terbukti” milik perusahaan, atau yang sebelumnya diterbangkan, telah kembali ke luar angkasa.

Menggunakan kembali penguat alih-alih menghapusnya setelah setiap penggunaan – dan membatasi jumlah pemeliharaan di antaranya – memiliki potensi untuk mengurangi biaya penerbangan luar angkasa secara signifikan. Kemajuan SpaceX dalam pengejaran ini telah berkontribusi pada perusahaan yang menjadi salah satu startup yang didukung oleh perusahaan paling berharga di AS.

AirAsia dan Bandara Malaysia Berselisih Terkait Terminal Kinabalu

AirAsia dan Malaysia Airports kembali terlibat dalam perang kata-kata terkait pemindahan paksa ke Terminal 1 di bandara Internasional Kota Kinabalu (KKIA) pada tahun 2015.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 23 Juli, Bandara Malaysia menghubungkan peningkatan 9,4% dalam kunjungan wisatawan internasional ke negara bagian Sabah tahun lalu ke konsolidasi maskapai penerbangan di terminal 1 Bandara Internasional Kota Kinabalu pada bulan Desember 2015.

Operator menambahkan bahwa langkah pada Desember 2015 “pertumbuhan yang difasilitasi” untuk AirAsia, yang awalnya berbasis di terminal 2 KKIA, karena pertumbuhan melalui bandara melayang “antara 2 hingga 3% pada 2014/15 … dan melonjak hingga 5% di 2016, 11% pada tahun 2017 dan 15% untuk paruh pertama tahun 2018 “.

Kepala Eksekutif AirAsia Malaysia, Riad Asmat memukul balik operator bandara, yang menyatakan pada 25 Juli bahwa pertumbuhan yang lebih rendah pada 2014/15 berkorespondensi dengan penurunan kedatangan orang Cina karena penculikan di Sabah, “dan tidak ada hubungannya dengan T2”.

Kami terpaksa pindah ke T1 mengingat fasilitas dan fasilitas yang dibuat tidak tersedia [di T2] untuk operasi kami kemudian. Selama periode itu, lalu lintas penumpang KKIA tumbuh tahun ke tahun setiap tahun, kecuali pada tahun 2014 dan 2015,” dia menambahkan,

Maskapai penerbangan itu malah menyerukan Bandara di Malaysia agar mengizinkannya kembali ke T2, yang akan memfasilitasi perluasan jaringan lebih lanjut ke Cina, Korea Selatan, Jepang, dan India. Mengizinkan untuk beroperasi dari fasilitas itu akan memungkinkan basis Kota Kinabalu tumbuh dari delapan pesawat menjadi 45 selama dekade berikutnya – termasuk 10 Airbus A330 dioperasikan oleh saudari pembawa AirAsia X.

AirAsia telah menawarkan untuk menanggung biaya perbaikan dan perluasan fasilitas, yang dapat memfasilitasi untuk membawa 18 juta penumpang melalui Kota Kinabalu pada 2028. “Namun, kami tidak dapat melakukan ini sementara kami tetap dibatasi oleh basis biaya yang lebih tinggi di T1,” tambahnya. Asmat.

Membuat CEO AirAsia marah

Bandara Malaysia juga membuat marah CEO Grup AirAsia Tony Fernandes setelah mengklaim bahwa program insentif dan biaya layanan penumpang yang lebih rendah di terminal berbiaya rendah saat ini di bandara Kuala Lumpur International menjadi penggerak pertumbuhan anggaran maskapai.

Operator bandara mengatakan bahwa antara 2007 dan 2009, insentif “diberikan secara eksklusif kepada AirAsia … dengan selisih MYR376 juta ($ 92,6 juta)”.

Fernandes menanggapi di Twitter, mencatat bahwa semua maskapai penerbangan diberikan insentif oleh operator bandara, dan itu adalah AirAsia yang pada gilirannya “membangun bisnis besar untuk Bandara Malaysia“. Dia menambahkan bahwa daripada dukungan, itu diberikan “sangat berlawanan” oleh operator.

Tetapi kami telah melakukan yang terbaik tetapi poin saya adalah kami dapat melakukan lebih banyak lagi dan menciptakan lebih banyak pekerjaan jika mereka telah bekerja dengan pelanggan terbesar mereka,” tambahnya.

Fernandes juga menyatakan harapan bahwa Komisi Penerbangan Malaysia akan secara efektif “polisi” kekuatan monopoli Bandara Malaysia di masa depan.

Bandara Ini Sediakan Kode Bagi Yang Ingin Memberi Kejutan

Proposal kejutan bisa sulit untuk ditarik – terutama ketika rencana termasuk pengaturan perjalanan dan bandara.

Selain kemungkinan kehilangan bagasi, keamanan bandara dapat menjadi sumber stres yang besar bagi para pelancong yang penuh kasih sayang – karena cukup sulit untuk menjaga kerahasiaan cincin pertunangan begitu ia memasang detektor logam.

Mengakui dilema tepat pada waktunya untuk Hari Valentine, satu bandara telah berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk menjaga cincin pertunangan yang tersembunyi di bagasi rahasia – selama pemiliknya menggunakan “kode rahasia.”

Bandara East Midlands baru saja meluncurkan layanan romantis baru – dan itu adalah game-changer.

Menurut bandara, siapa pun yang bermaksud meletuskan pertanyaan hanya harus menghubungi bandara sebelum melakukan perjalanan untuk mendapatkan kode rahasia.

Setibanya di bandara, menyebutkan kode rahasia untuk keamanan akan menghasilkan arah ke jalur keamanan terpisah di mana barang-barang akan digeledah secara diam-diam – dan jauh dari mata-mata yang mengintai.

Menurut kepala keamanan bandara, Matthew Quinney, yang mengatakan kepada Nottingham Post, tindakan keamanan cincin pertunangan baru telah diberlakukan karena “Ini akan membuat peredam besar pada perjalanan romantis yang direncanakan dengan cermat jika kejutan besar mereka terungkap bahkan sebelum mereka sudah naik pesawat. ”

Tempat romantis memberikan kejutan

Dan Quinney sangat sadar bahwa “ada tempat yang lebih romantis untuk diusulkan daripada di aula keamanan kami.”

Dia melanjutkan: “Dengan kesopanan kepada mereka yang telah merencanakan momen ini selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, kami telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan bahwa kami bukan penyebab proposal pernikahan yang gagal.”

Membuktikan East Midlands Airport telah dihantam oleh panah Cupid(dewa asmara), kode-kode rahasia akan dikeluarkan mulai 12 Februari dan akan tersedia untuk semua penerbangan. Hm ini bisa menjadi alternatif yang sangat romatis ketika melamar di dalam pesawat menuju perjalanan ya 😀