Nomor Penerbangan JT-610 Dipensiunkan

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang berangkat dari Jakarta tujuan Pangkal Pinang mengalami kecelakaan pada 29 Oktober 2018 lalu. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang itu mengalami kecelakaan saat berada di perairan Karang, Jawa Barat. Hingga kini, beberapa korban masih terus dicari dan korban yang sudah ditemukan sedang dilakukan proses identifikasi.

Peristiwa kecelakaan ini membuat pihak Lion Air memutuskan untuk memilih mempesiunkan nomor penernbagan JT-610 untuk penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang dan mengganti nomor penerbangan tersebut menjadi nomor JT-216. Tidak hanya nomor penerbangan dari Jakarta-Pangkal Pinang yang diganti, tetapi nomor penerbangan dari arah sebaliknya Pangkal Pinang-Jakarta juga diganti dengan nomor penerbangan JT-217.

Untuk keberangkatan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-216 Jakarta-Pangkal Pinang pukul 06.10 dan dijadwalkan sampai pukul 07.20. Sedangkan untuk keberangkatan dari Pangkal Pinang-Jakarta dengan nomor penerbangan JT-217 dijadwalkan pukul 08.00 dan sampai pukul 09.15.

Nomor penerbangan pesawat ini sendiri terdiri dari huruf kode maskapai dan nomor yang ada dibelakangnya menunjukkan rute penerbangan. Kode JT yang dimiliki oleh Lion Air sendiri merupakan ketetapan yang diberikan oleh International Air Transport Association (IATA) sementaran nomor yang dibelakang merupakan nomor yang diajukan oleh maskapai ke Kementerian Perhubungan.

Proses identifikasi terus berjalan

Tim berwenang yang bertugas mengidentifikasi korban terus melakukan tugasnya dengan cepat sehingga bisa memberikan jasad kepada keluarga para korban. Setidaknya sudah ada sekitar 44 korban yang sudah teridentifikasi dan beberapa telah diserahkan pada keluarga korban.

Pemeriksaan identifikasi korba sempat mengadapi kendala karena beberapa hal. Meskipun begitu, proses identifikasi pada akhirnya mulai menghasilkan beberapa identifikasi dari korban pesawat dengan nomor penerbangan JT-610.

Penyelidikan terhadap pesawat Lion Air tersebut juga terus ditindak lanjuti. Tidak menutup kemungkinan pihak Lion Air akan mendapatkan sanksi dari pemerintah apabila dalam penyelidikan ditemukan kesalahan dari pihak Lion Air seperti memaksakan pesawat yang bermasalah seperti yang diduga banyak pihak. Meskipun termasuk pesawat yang masih baru, pesawat ini sebelumnya diberitakan juga mengalami masalah sehingga menyebakan delay yang cukup lama.

Fakta Menarik Tentang Black Box

Kasus kecelakaan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 membuat heboh masyarkat Indonesia. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang termasuk pilot serta awak pesawat jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat dan masih banyak korban pesawat tersebut yang masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR.

Penyebab kecelakaan ini pun masih belum diketahui, meskipun dugaan adanya masalah teknis di pesawat menajdi dugaan sementara. Penyelidikan pesawat ini pun sudah dimulai khususnya setelah black box pesawat Lion Air tersebut ditemukan.

Berbicara mengetanai black box, kita pasti sering mendengar ketika berita tentang kecelakaan pesawat – salah satu benda yang paling sangat dicari adalah black box. Sebenarnya, apa sih black box itu dan mengapa benda ini sangat dicari ketika terjadi kecelakaan pesawat baik penerbangan komersil atau lainnya?

Black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi – umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang(https://id.wikipedia.org/wiki/Kotak_hitam).

Mengenai black box ini, ada beberapa fakta menarik yang mungkin perlu Anda ketahui.

#1.Black box tidak berwarna hitam

Meskipun benda ini bernama black box yang berarti kotak hitam, akan tetapi black box nyatanya bukan berwarna hitam melainkan berwarna orange.

Pemilihan warnra orange sendiri bukan tanpa alasan. Alasan black box berwarna orange antara lain karena warna ini sangat mencolok sehingga ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan berada ditempat yang gelap, maka benda ini menjadi mudah ditemukan karena warna mencolok tersebut.

#2. Hanya merekam 2 jam percakapan di kokpit

Benda yang sangat krusial bagi pesawat ini ternyata hanya bisa bertahan selam 2 jam untuk merekam pembicaraan antara pilot ke bagian Air Traffic Control (ATC). Meskipun hanya memiliki durasi yang cukup singkat, tetapi rekaman ini memiliki fungsi yang teramat penting untuk menyelidiki ketika terjadinya insiden.

#3. Black box memancarkan sinyal

Pencarian black box bisa di-identifikasi karena adanya sinyal yang ada pada black box. Daya tahan black box saat hilang sendiri bisa bertahan hingga 30 hari. Dalam periode waktu tersebut, teknologi dari black box yang disebut pin locator akan terus memancarkran sinyal setiap detiknya sehingga bisa digunakan untuk melacak keberadaan black box saat di dalam air atau di darat.

#4. Daya tahan black box sangat kuat

Dengan peran pentingnya, black box di desain sedemikian rupa sehingga sangat kuat. Black box bahkan bisa bertahan dari suhu 1.100 derajat celcius dan juga kebal terhadap kadar air garam yang sangat tinggi sekalipun.

#5. Diciptakan orang Australia

Black box ini diciptakan oleh orang Austrlia yang bernama David Warren. Ide membuat black box ini sendiri terinspirasi karena kecelakaan yang menimpa sang ayah mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Dari sana, ia ingin membuat benda yang memudahkan untuk analisis dalam kecelakaan pesawat.

Airbus Perkenalkan Skywise Reliability Baru

Airbus telah menyajikan perangkat lunak analisis keandalannya yang baru di MRO Europe 2018. Disebut “Skywise Reliability,” solusi baru ini telah dikembangkan oleh Airbus dan ditawarkan dengan Skywise Core. Aplikasi ini mengintegrasikan semua data armada yang relevan – seperti penggantian bagian, rencana penerbangan dan penundaan dan tindakan pemeliharaan historis – dan sepenuhnya mengotomatiskan pelaporan keandalan, menghemat jam penerbangan per minggu.

Lebih lanjut, ini memungkinkan pengguna untuk ‘menelusuri’ tren untuk benar-benar mendiagnosis akar penyebab sehingga mereka dapat mengalokasikan sumber daya untuk mengurangi gangguan operasional berulang (IO).

Skywise Reliability juga melengkapi data internal dengan data armada yang dianonimkan di seluruh dunia sehingga maskapai penerbangan dapat secara proaktif menilai kinerja keandalan terhadap tolok ukur industri dan memahami apakah masalah yang berulang adalah masalah unik atau lebih sistematis. Berkat Skywise Reliability, maskapai penerbangan telah melaporkan bahwa mereka biasanya dapat mengurangi waktu proses keandalan dari satu minggu hingga satu hari – menghemat waktu yang signifikan dalam mengumpulkan / menyortir / memproses data dan menghasilkan laporan.

28 telah terhubung ke Skywise Reliabillity

Sejak diluncurkan pada Juni 2018, 28 maskapai penerbangan telah terhubung ke Skywise Reliability, termasuk easyJet, Allegiant, WOW Air, Bangkok Airways, dan Etihad. Layanan ini menyediakan dasbor interaktif dan siap digunakan untuk menyederhanakan proses keandalan dan meningkatkan efisiensinya.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengukur kinerja armada dalam-layanan, mengeksplorasi data operasional dan data armada patokan (misalnya pemanfaatan armada, interupsi operasional dan masalah dalam layanan, penghapusan LRU, data buku catatan dll.) Dengan operator lain dan armada Airbus di seluruh dunia.

Berkat Skywise Reliability, teknisi dan teknisi penerbangan dapat dengan mudah mengatur peringatan (misalnya pada waktu rata-rata antara penghapusan tidak terjadwal (MTBUR) dari unit yang dapat diganti-baris (LRU) versus MTBUR yang dijamin), dan menganalisis tren, membuat laporan keandalan, dan berkolaborasi.

Pengembangan teknologi memang rutin dilakukan oleh Airbus yang merupakan salah satu perusahaan penerbangan terbaik di dunia saat ini. Berbagai penemuan dari Airbus sering kali menjadi standar baru dalam dunia penerbangan, tak heran memang jika Airbus terbukti memproduksi berbagia pesawat yang digunakan oleh pmaskapai penerbangan diseluruh dunia.

Bandara Kertajati Berangkatkan Jemaah Umroh

Bandara kertajati yang berada di Majalengka telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 lalu. Peresmian ini ditandai dengan pendaratan perdana pesawat Kepresidenan di bandara tersebut. Kehadiran bandara ini juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan masyarakat Jawa Barat secara khusus dan masyarakat Indonesia secara umum untuk layanan yang hadir disana.

Pada saat peresmian, Jokowi juga menjelaskan harapannya untuk mengintegrasikan bandara Kertajati dengan pelabuhan Patimban. Ada pun jarak Kertajati ke Patimban berjarak sekitar 40 KM.

Hanya berselang 5 bulan, bandara Kertajati akhirnya membuka rute penerbangan internasional – dimana, bandara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati ini membuka rute penerbangan Majalengka menuju Madinah untuk Umroh.

Tanggal 13 Oktober lalu, sebanyak 100 jemaah yang akan Umroh menuju Madinah dari Kertajati dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penerbangan untuk Umroh sendiri saat ini dijadwalkan bisa seminggu sekali melalui bandara Kertajati.

Terus meningkatkan layanan

Ada pun bandara Kertajati saat ini sebagian besar saham-nya dimiliki oleh Pemprov Jawa Barat. Dengan tanggung jawab ini, Ridwan Kamil mengatakan bahwa bandara Kertajati harus bisa dikembangkan untuk lebih besar lagi karena potensi yang dimliki oleh bandara Kertajati sangatlah besar.

Untuk saat ini, penerbangan yang dilayani oleh bandara Kertajati untuk domestik adalah Surabaya-Kertajati. Penerbangan Kertajati menuju Madinah menjadi penerbangan kedua dari bandara yang baru diresmikan belum lama itu. Meskipun baru memiliki 2 penerbangan sejauh ini, bandara Kertajati memiliki potensi yang lebih besar lagi untuk berkembang khususnya karena berada di kawasan yang strategis.

Kehadiran bandara Kertajati ini juga menjadi alternatif yang memudahkan bagi warga Jawa Barat yang ingin berangkat Umroh. Selama ini, masyarakat Jawa Barat yang ingin Umroh menuju Tanah Suci harus melalui bandara Soekarno-Hatta yang berada di Cengkareng. Jarak yang cukup jauh bagi masyarakat Jawa Barat menuju bandara menjadi hal yang sangat merepotkan, kehadiran bandara Kertajati ini bisa menjadi solusi bagi jamaah asal Jawa Barat dan daerah dekat Jawa Barat yang ingin berangkat Umroh. Nantinya, bandara Kertajati juga akan melayani lebih banyak rute penerbangan lainnya.

Tertarik Bekerja di Bidang Penerbangan? Ini Gaji Yang Bisa Kamu Dapat!

Bekerja di bidang penerbangan mungkin menjadi salah satu hal yang banyak diminati. Iming-iming gaji besar serta beberapa faktor lainnya membuat tak sedikit orang yang ingin mencoba perutungan untuk bisa memiliki karir dalam dunai penerbangan. Karir yang dimaksud disini bukan hanya sekeder Pilot dan Pramugari, tetapi juga menyangkut pegawai lain yang turut serta dalam industri penerbangan.

Di Indonesia sendiri, industri penerbangan memang terus bertumbuh. Berbagai hal membuat dunia penerbangan Indonesia semakin maju, salah satunya tentu karena semakin banyaknya wisata yang bisa dikunjungi dan satu hal yang tidak kalah penting karena semakin terjangkaunya tiket pesawat saat ini.

Kembali tentang karir di dunia penerbangan. Bisa dikatakan bidang ini memang banyak menjadi incaran lantaran gaji yang ditawarkan cukup menjanjikan. Sebenarnya, berapa kisaran gaji yang bisa kamu dapatkan jika bekerja di bidang penerbangan?

Pilot

Pilot merupakan orang yang sangat penting dalam dunia penerbangan, bagaimana tidak, seorang pilot lah yang mengendarai dan mengantarkan penumpang. Dengan tanggung jawab yang besar ini, tak heran bila pilot memiliki gaji yang sangat besar karena pekerjaan yang diemban memiliki resiko dan tanggung jawab yang besar pula.

Untuk gaji pilot sendiri berbeda-beda, perbedaan ini berhubungan dengan maskapai tempat bekerja, jam terbang, masa kerja dan jabatan.

Sebagai gambaran, maskapai penerbangan yang ada di Indonesia memiliki gaji yang berbeda tetapi kisaran gaji maskapai lokal berada dianggak 20-40 jutaan. Gaji ini memang terbilang besar, tetapi untuk bisa menjadi pilot pun bukan perkara mudah, jadi wajar saja jika gaji pilot besar.

Selain maskapai, jam terbang pilot juga mempengaruhi gajinya. Ini sama seperti pengalaman kerja seseorang pekerja biasa, yang akan semakin tinggi seiring dengan pengalaman kerja yang semakin lama. Faktor lain yang bisa membuat kenaikan gaji pilot tentu saja jabatannya.

Pramugari

Selain pilot, sosok yang tidak kalah penting dalam industri penerbangan adalah pramugari. Tugas pramguari adalah memastikan berbagai kesiapan penumpang sudah sesuai standar keamanan dan kenyamanan. Pramugari juga memiliiki resiko tinggi, lantaran dalam keadaan darurat- pramugari harus memprioritaskan keamanan penumpang terlebih dahulu.

Dengan resiko ini, wajar saja pramugari juga memiliki besaran gaji yang cukup tinggi. Gaji yang bisa didapatkan oleh pramugari sendiri sangat beragam dan tergantung dari maskapai tempat ia bekerja. Untuk kisaran gaji pramugari sendiri berkisar dari 7-20 jutaan.

Teknisi

Pesawat membutuhkan tenaga ahli seperti teknisi. Teknisi di pesawat sendiri memiliki banyak bidang, tetapi tetap saja mereka memiliki pekerjaaan dan tanggung jawab besar untuk memastikan pesawat bisa dalam keadaan maksimal.

Untuk gaji teknisi di bidang penerbangan juta tidak kalah besar. Untuk teknisi baru saja(fresh graduate), besar gaji yang bisa diterima bisa mencapai 5juta rupiah, tentu ini akan terus meningkat seiring dengan penunjangan pengalaman.

Pegawai lainnya

Selain dibidang teknis dan lapangan, maskapai penerbangan juga memiliki pegawai untuk bagian umum, IT, marketing dan lainnya. Dari setiap bidang tersebut, gaji yang diterima juga sangat menjanjikan. Setidaknya setiap pegawai bisa menerima lebih dari 5 juta perbulannya.

Dengan gaji dan tanggung jawab besar, bekerja di bidang penerbangan juga tidak mudah. Jika kamu berminat mencoba bekerja dalam bidang penerbangan, pastikan kamu memang layak untuk bekerja disana.

Janji Jokowi, Bandara Mutiara Bisa Beroperasi Lagi Dalam Waktu Dekat

Gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah khususnya Palu membuat daerah tersebut hampir lumpuh total. Berbagai fasilitas umum seperti jaringan, listrik dan lainnya masih diupayakan untuk segera beroperasi pasca bencana alam tersebut. Hal lain yang juga menjadi perhatian adalah bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu untuk bisa segera beroperasi pasca bencana alam tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan, bahwa ia dan berbagai jajarannya akan berupaya untuk menangangi berbagai hal guna mempercepat bandara Mutiara sehingga bisa beroperasi normal.

Saat diwawancarai usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur mengatakan “Kemarin bandara sudah bisa dipakai meskipun baru 2.000 meter. Namun dalam waktu seminggu akan diselesaikan sehingga normal kembali kehidupan sehari-hari masyarakat di sana,”

Memang keberadaan bandara sangat vital, sehingga butuh perhatian khusus. Hal ini pun diamini oleh Presiden Jokowi. Ia mengatakan memang perlu untuk mempercepat pemulihan pesawat, karena pengiriman berbagai bantuan pokok seperti makan, obat-obatan hingga bahan bakar harus melalui pesawat dan ini membutuhkan bandara.

Bandara hampir lumpuh, pengiriman bantuan terbengkalai

Pasca kejadian gempa bumi dan tsunami di Sulteng lalu – bantuan bagi pengungsi sangat dibutuhkan khususnya karena otomatis perekonomian setempat harus terbengkalai khususnya daerah kota Palu dan Kab. Donggala.

Presdien Jokowi juga mengatakan, pemulihan bandara Mutiara secepat mungkin harus dilakukan. Berbagai bantuan yang diperlukan memang sulit dikirimkan jika tidak melalui jalur udara, ini pula yang membuat pihak terkait didesak oleh Presiden Jokowi untuk bisa mempercepat pemulihan sehingga bantuan untuk para korban bisa dikirim dan disalurkan dengan cepat.

Penggunaan jalur darat untuk pengiriman berbagai bantuan masih sangat sulit, hal ini dikarenakan banyaknya jalur darat yang rusak akibat gempa.

Sementara itu, proses evakuasi terus dilakukan oleh pihak terkait. Evakuasi memang juga masih sulit dilakukan dan terus dilakukan – ada pun beberapa kendala mengenai evakuasi lantaran kekurangan alat berat untuk proses evakuasi. Alat berat sendiri perlahan mulai masuk ke Palu dan mulai bisa beroperasi untuk evakuasi.

Jelang Pertemuan IMF-World Bank, Garuda Indonesia Tambah 10 Penerbangan ke Bali

Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pertemuan penting IMF-World Bank. Pertemuan 2 lembaga penting keuangan dunia ini akan menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah dan berkesempatakan menyampaikan beberapa usulan penting khususnya untuk kemajuan perekonomian Indonesia itu sendiri.

Untuk pertemuan ini, Bali menjadi daerah yang dipilih untuk pertemuan perwakilan dari 189 negara tersebut. Ada pun, perkiraan perwakilan dari 189 negara tersebut sebanyak 21 ribu akan turut hadir.

Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan IMF-World Bank tersebut. Selain tempat dan keamanan, hal lain yang juga dipersiapkan adalah transportasi udara menuju Bali. Garuda Indonesia secara khusus menyiapkan tambahan 10 penerbangan tambahan menuju dan akan ke Bali dalam rangka pertemuan IMF-World Bank 2018 yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia.

Maskapai Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai terbaik milik Indonesia. Momen pertemuan IMF-World Bank ini juga akan sangat baik untuk Garuda Indonesia guna menunjukkan kualitas penerbangan dalam negeri sehingga bisa mendapatkan kepercayaan lebih besar lagi.

Garuda Indonesia bangga ikut berparitisipasi dalam penyelenggaraan pertemuan IMF-World Bank

Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan bahwa pihaknya bangga dan merasa terhormat karena Garuda Indonesia dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pertemuan IMF-World Bank yang diselenggarakan di Bali. Garuda Indonesia ditunjuk menjadi maskapai resmi untuk mengangkut delegasi berbagai negara yang akan berangkat menuju Bali.

Dengan kegiatan yang akan dilangsungkan di Bali tersebut – Garuda Indonesia mempersiapkan tambahan penerbangan dari dan ke Bali guna memeprcepat pengangkutan penumpang khususnya para delegasi dari berbagai perwakilan negara-negara yang akan mengikuti pertemuan di Bali.

Penunjukkan Garuda Indonesia sebagai Appointed Airline dalam pertemuan IMF-World Bank ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan citra Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia. Dengan berbagai layanan dan fasilitas yang dimiliki oleh Garuda Indonesia, maskapai ini bisa meningkatkan citra brand maskapai nasional ini khususnya untuk berbagai negara yang ada di dunia.

Peningkatkan maskapai nasional juga diharapkan bukan hanya terdapat pada Garuda Indonesia, melainkan maskapai nasional lain turut berkembang sehingga bisa memberikan layanan penerbangan terbaik – bukan hanya untuk penerbangan domestik tetapi juga untuk penerbangan internasional.

 

Colorado Mulai Uji Coba Remote ATC Tower

Meskipun lebih dari 90.000 operasi tahunan, Northern Colorado Regional Airport (FNL) di Loveland tidak pernah memiliki manfaat keselamatan dari menara kontrol berawak, sampai sekarang. Departemen Transportasi Colorado melaporkan bahwa mereka hampir menyelesaikan proyek menara jarak jauh baru untuk Loveland, sebuah fasilitas yang tidak akan menuntut pembangunan gedung menara tinggi tradisional yang mahal.

FNL melayani pesawat milik pribadi, pesawat komersial, pesawat militer, pelatihan pilot, dan helikopter dan merupakan rumah bagi tiga sekolah penerbangan, layanan perawatan pesawat khusus, dan FBO 24/7.

CBS4 TV Denver pekan lalu mengatakan fasilitas ATC baru akan dibuat dengan bangunan di permukaan tanah yang tertutup hampir dinding ke dinding dengan layar video besar untuk memberikan pengontrol lalu lintas udara pandangan 360 derajat dari lapangan dalam definisi tinggi gambar, dilaporkan sebagai baik jika tidak lebih baik, dari apa yang manusia akan lihat dengan mata kepala mereka sendiri.

Feed video fasilitas terpencil diberi makan oleh lusinan kamera jarak jauh yang duduk di atas tiang tinggi yang ditanam di berbagai lokasi di sekitar bandara. Umpan yang dihasilkan untuk pengendali di FNL juga akan menggunakan data satelit untuk membuat data visual dan radar untuk membantu pengendali agar pesawat terbang dipisahkan dengan aman.

Membutuhkan biaya 8 juta dollar

Tag harga untuk membawa fasilitas menara remote ke titik ini dilaporkan lebih dari $ 8 juta. Colorado DOT mengatakan pengujian yang sukses dapat memiliki fasilitas ATC baru dan berjalan pada akhir 2020. CDOT berharap bahwa keberhasilan di FNL dapat berarti memperluas sistem ke bandara negara lain yang saat ini membutuhkan layanan ATC seperti Gunnison, Telluride dan Montrose.

Sistem ini apabila berjalan dengan baik tentu akan sangat membantu untuk bandara negara lainnya.

Teknologi penerbangan baik pesawat atau komponen penting lainnya memang terus dikembangkan sehingga memberikan kemudahan dalam dunia penerbangan. Inovasi-invoasi pun memang diprediksi akan terus bermunculan seiring dengan perkembangan zaman. Bukan tidak mungkin dimasa yang akan datang, dunia penerbangan bisa memberikan fasilitas layaknya seperti di film fiksi.

Boeing Kembangkan Pesawat Single-Pilot

Pembuat pesawat Boeing secara aktif bekerja pada teknologi yang akan menghapus kebutuhan untuk dua pilot di kokpit jet penumpangnya. Aturan penerbangan Eropa yang ada menyatakan bahwa pesawat penumpang dengan lebih dari 20 kursi harus memiliki minimal dua pilot di kokpit.

Namun Steve Nordlund, wakil presiden di Boeing, mengatakan teknologi otonom yang memungkinkan pengurangan awak on-board sedang dikembangkan dengan “kecepatan yang baik”.

Dia mengatakan Boeing “percaya pada penerbangan otonom dan pesawat self-piloted” dan divisi pesawat komersial perusahaan adalah “bekerja pada teknologi tersebut hari ini”.

“Saya tidak berpikir Anda akan melihat pesawat tanpa pilot 737 dalam waktu dekat,” katanya kepada The Independent.

“Tapi apa yang Anda lihat adalah lebih banyak otomatisasi dan membantu di kokpit, mungkin perubahan jumlah awak di kokpit.”

Dia menyarankan jet kargo bisa menjadi yang pertama untuk menguji teknologi tetapi itu membuat “naluri bisnis” untuk mengejar pengurangan jumlah awak on-board di pesawat penumpang juga.

“Kombinasi keselamatan, ekonomi dan teknologi semua harus bertemu, dan saya pikir kita mulai melihat itu.”

Ini juga akan membahas kekurangan pilot yang kronis yang menurut para analis bisa mencapai lebih dari 200.000 selama dekade berikutnya.

Tapi sementara pesawat telah menjadi semakin otomatis dalam beberapa dekade terakhir, dengan autopilot yang secara rutin digunakan di seluruh fase penerbangan, prospek anggota awak yang lebih sedikit mungkin masih terbukti sulit dijual – baik untuk penumpang dan regulator.

EASA Melonggarkan aturan

EASA melonggarkan persyaratan tahun lalu, mengatakan terserah kepada maskapai penerbangan untuk memastikan pesawat mereka aman.

Sully Sullenberger, pensiunan pilot US Airways yang menyelamatkan nyawa 155 orang ketika dia mendaratkan A320 di Sungai Hudson di New York setelah kedua mesin mengalami serangan burung, sebelumnya telah berbicara menentang pergerakan ke arah pesawat pilot tunggal.

Setelah Federal Aviation Administration AS meminta Kongres untuk uang untuk meneliti maskapai penerbangan komersial percontohan tunggal, ia berkata: “Setiap protokol keselamatan yang kami miliki didasarkan pada memiliki dua pilot bekerja dengan lancar bersama-sama sebagai tim ahli melakukan pemeriksaan silang dan saling mendukung satu sama lain.”

Mr Nordlund, yang mengepalai bagian inovasi perusahaan, Boeing NeXt, bersikeras bahwa awak pilot tunggal hanya akan dikerahkan jika ada selera untuk itu dari maskapai penerbangan.

Jumlah Penerbangan Akan Meningkat 2 Kali Lipat Tahun 2037

Jumlah pesawat di langit akan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2037, menurut Prakiraan Pasar Global terbaru oleh Airbus.

Pembuat pesawat yang bermarkas di Toulouse itu mengatakan, setengah dari 21.450 pesawat yang terbang saat ini masih akan lebih tinggi dalam 20 tahun. Dengan 37.390 pesawat baru diprediksi akan lepas landas, total dunia akan meningkat 123 persen menjadi 47.990.

Jumlah total pesawat yang diharapkan adalah 11,3 persen lebih tinggi daripada perkiraan besar terakhir oleh Airbus, setahun yang lalu.

Sebagian besar pesawat baru akan lebih kecil, jet bertubuh sempit. Lebih dari tiga perempat pengiriman akan berasal dari keluarga Airbus A320 dan Boeing 737, atau pesawat dengan skala yang sama dari produsen lain.

Dengan asumsi 737 masih dibuat pada 2037, itu akan menjadi pesawat paling tahan lama dalam sejarah penerbangan, setelah pertama kali diterbangkan 70 tahun sebelumnya. Dari 28.550 prediksi pesawat berbadan sempit yang baru, salah satu harapan utama Airbus adalah A321 NEO, versi pesawat yang dirancang ulang yang hanya sedikit menarik perhatian ketika diluncurkan sebagai A320 yang membentang pada awal 1990-an.

Versi terbaru dapat menampung hingga 244 penumpang, dan varian jarak jauh dapat terbang 4.600 mil – jarak dari Manchester ke Seattle. Ekonomi A321 sangat menggoda maskapai penerbangan abad ke-21, terutama untuk rute “panjang, tipis”.

Primera Air telah meluncurkan jaringan dari Stansted ke Amerika Utara menggunakan pesawat, meskipun maskapai penerbangan telah menyalahkan pengiriman terlambat dari Airbus karena menyebabkan pemotongan drastis ke jadwal yang dituju.

Prediksi global terbaru Boeing, yang dibuat setahun lalu, memprediksi jumlah yang sangat mirip dari pesawat lorong tunggal: 29.530. Pesawat berbadan lebar, yang dibagi menjadi kategori menengah, besar dan ekstra besar, akan membentuk hanya 24 persen dari pesawat baru menurut Airbus.

Dari jumlah tersebut, mayoritas akan menjadi pesawat “sedang”, yang didefinisikan sebagai memiliki 230-300 kursi dan kisaran hingga 5.750 mil – seperti beberapa versi A330 dan Boeing 787.

Tetapi Airbus percaya bahwa, dengan 90 persen-plus penumpang bepergian melalui hanya 65 kota, waktu Airbus A380 akan datang. Airbus hanya memiliki sepertiga dari pesanan backlog saat ini untuk jet besar, dengan Boeing 777-300 pesaing utama.

Dalam laporannya, Airbus juga mengatakan bahwa pesawat terbang lebih penuh dari sebelumnya, dengan 81,4 persen “load factor” – proporsi kursi yang diduduki. Pada Airbus A320 dengan 180 tempat duduk, rata-rata 33 kosong.

Airbus mengatakan: “Selama 30 tahun terakhir, ‘pusat gravitasi’ transportasi udara telah bergerak ke selatan dan timur.” Pada tahun 1988, di pertengahan Atlantik, mencerminkan dominasi Amerika Utara dan Eropa Barat.

Bandara menjadi lebih sibuk

“Banyak bandara akan menjadi lebih sibuk, dengan penundaan yang lebih tinggi. Pada 2040, 16 bandara akan sangat padat beroperasi mendekati kapasitas untuk hampir sepanjang hari, naik dari enam bandara hari ini.

“Akibat kemacetan ini, jumlah penumpang yang tertunda antara satu dan dua jam akan tumbuh dari sekitar 50.000 setiap hari menjadi sekitar 470.000 per hari pada 2040.”

Baik Airbus dan Boeing sangat ingin menekankan berapa banyak pesawat yang lebih efisien menjadi, tetapi ramalan cuaca akan mengkhawatirkan.